Mengapa Data Berperan dalam Pembuatan Keputusan?

Mengapa Data Berperan dalam Pembuatan Keputusan?

  •  3 minggu yang lalu

Apa produk yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan perusahaan produsen baju dengan merek “XYZ” ? tentu baju dengan merek “XYZ” (Anak kecil juga tahu).  Pertanyaan kedua, perusahaan produsen baju tersebut  siapa yang sebenarnya secara aktual memproduksi baju  dengan merek “XYZ” ? Direktur, manager, supervisor atau para penjahit ?  Jawabannya adalah para penjahit.  Lalu apa yang diproduksi dan dihasilkan oleh para Direktur, manajer dan supervisor yang seringkali disebut dengan golongan “Manajemen” yang notabene mendapatkan kompensasi dan fasilitas yang lebih baik ?  Jawabannya adalah keputusan. 

Bentuk keputusan sendiri bisa beragam, bisa berupa strategi, solusi, pilihan tehnologi, pilihan design baju, dan sebagainya.  

Oleh karena itu setiap professional yang menyadari bahwa dirinya adalah bagian dari manajemen, wajib memiliki kompetensi yang namanya “Decision Making”.  Sebuah keputusan yang baik tentunya dilandasi dengan data yang  tepat dan akurat.  

Pada dasarnya ada 4 tahap dalam mengelola data sehingga data tersebut dapat benar-benar memberi kontribusi positif pada keputusan yang dibuat yaitu :

  1. Pengumpulan data
  2. Interpretasi data
  3. Adaptasi data
  4. Komunikasi data.

Pengumpulan Data

Keputusan yang dibuat tanpa data memadai sangat berpotensi untuk menciptakan masalah yang lebih besar.  Katakan kita akan ada rapat temu muka jam 14.00, maka untuk membuat keputusan jam keberangkatan dari kantor , maka kita membutuhkan data jarak dari kantor ke lokasi rapat, data kondisi lalu lintas, data ketersediaan opsi alat transportasi ke lokasi rapat, dan sebagainya. Bila pada keputusan sederhana seperti contoh diatas, kita membutuhkan data , maka pada keputusan bisnis yang menyangkut resiko lebih besar, proses pengumpulan data ini tentu perlu mendapat perhatian khusus.  

Tantangan yang dihadapi pembuat keputusan pada tahap pengumpulan data ini adalah :

  • Menentukan jenis data yang relevan
  • Menentukan sumber data yang dapat dipercaya
  • Menentukan kecukupan data.  Data yang terlalu sedikit atau terlampau banyak bisa membuat keputusan yang dibuat salah arah.

Interpretasi Data

Data yang terkumpul perlu diinterpretasikan dan dianalisa sehingga menjadi informasi yang bermanfaat untuk membuat keputusan yang tepat.  Pada contoh rencana rapat temu muka jam 14.00 diatas, maka diperoleh data jarak kantor – lokasi rapat sejauh 15 km, data lalu lintas yang menyatakan bahwa kondisi lalu lintas padat merayap, data opsi sarana transportasi yang tersedia, adalah mobil kantor – MRT – Trans Jakarta, data pekerjaan yang masih menunggu untuk diselesaikan ada 3 jenis pekerjaan.  Setelah berbagai data tadi di interpretasikan dan di Analisa , maka keputusan sementara yang diambil  adalah dengan menggunakan Sarana transportasi MRT berangkat jam 13.15.

Dalam melakukan interpretasi data ada beberapa Analisa yang dapat dilakukan, sebagai contoh adalah :

  • Menghubungkan satu data dengan data lainnya
  • Melihat tren
  • Mempelajari sebaran data

Adaptasi Data

Pada proses adaptasi data, maka keputusan sementara hasil dari tahap interpretasi data dikaitkan lagi dengan pengalaman masa lalu terkait dengan kegiatan yang serupa.  Dalam contoh kasus diatas , pengalaman anda sebelumnya menyatakan bahwa dari stasiun MRT ke lokasi rapat masih berjarak 400 m yang kalua ditempuh dengan berjalan kaki akan membuat kita ber keringat.  Kondisi ini tentu tidak ideal untuk menemui klien.  Setelah melakukan proses adaptasi data, maka keputusan final yang dibuat adalah dengan meminta mobil dan sopir untuk berangkat lebih dulu jam 12.30 dan menunggu di dekat stasiun MRT tujuan, sementara kita akan menunggu kesiapan berbagai dokumen dan berangkat dengan MRT jam 13.15.

Komunikasi Data

Keputusan final yang sudah dibuat tentunya harus di komunikasikan kepada para pihak yang terlibat.  Dalam kasus diatas, kita harus mengkomunikasikan keputusan kita tadi dalam bentuk konfirmasi kehadiran rapat kepada klien , dan meminta sopir untuk berangkat jam 12.30 dan menunggu di titik temu yang disepakati.

Keputusan yang telah mempertimbangkan data yang relevan, tentunya akan memberikan hasil sesuai yang diharapkan.

Hardy Ong

Direktur Success Learning Center